Jika melihat kebelakang, dan yang disaksikan/ dirasakan itu luka/ kehancuran. Pantasnyalah langkah kedepan adalah memperbaikinya, tapi bukan dengan melupakan yang telah lalu, tapi justru menjadikan masalalu itu menjadi benteng bagi diri kita agar tidak lagi masuk kedalam kesalahan yang sama, dan yang lebih penting kita harus memberikan yang terbaik bagi yang kita kasihi dan kita cintai saat ini untuk selama-lamanya.
Jadikan masalalu sebagai fase yang mengajarkan kita untuk melangkah ke fase yang lebih dewasa, sekalipun masalalu itu teramat menyakitkan. Apabila masalalu Menghentikan gerak langkah kedepan, sama halnya kita adalah pribadi yang lemah.
Kita mempunyai Tuhan. Ingatlah itu!
-Erato Dido Evandra-

No comments:
Post a Comment