Terkadang kita banyak mengeluh terhadap hidup ini. bahkan sesekali kita menghujat Tuhan karena hidup yang sedemikian beratnya. Jelas, problema itu karena rupiah. Memang pada abad modern ini kita (manusia) merupakan budak uang, tapi hal itu sungguh manusiawi, kita memang butuh, karena tanpa rupiah kita tidak akan bisa bertahan hidup, hal ini kian menjadi hukum alam.
Begitu beratnya hukum alam di dunia ini, semakin banyak pula yang berbeban berat dalam bertahan hidup, bahkan sampai putus asa (nyawa sebagai taruhan).
Tapi jika hidup kita dipenuhi rasa syukur terhadap Tuhan, pasti berapapun uang yang kita dapat dalam bekerja akan terasa banyak.
Untuk bisa hidup tentram dalam rimba kehidupan ini, manusia harus menyerahkan sepenuhnya hidup ini kepada Tuhan dalam setiap hembusan nafas hidup kita, karena dengan demikian; akan selalu ada berkat yang menanti.
Tetap semgat dalam bertahan hidup (mencari rupiah), dan jangan sampai berputus asa, serta serahkan semua kendali hidupmu pada Sang Maha Kuasa.
"Mencarai Rupiah memang sulit, tapi jauh lebih sulit jika tanpa usaha untuk mencarinya".
-Erato Dido Evandra-
Begitu beratnya hukum alam di dunia ini, semakin banyak pula yang berbeban berat dalam bertahan hidup, bahkan sampai putus asa (nyawa sebagai taruhan).
Tapi jika hidup kita dipenuhi rasa syukur terhadap Tuhan, pasti berapapun uang yang kita dapat dalam bekerja akan terasa banyak.
Untuk bisa hidup tentram dalam rimba kehidupan ini, manusia harus menyerahkan sepenuhnya hidup ini kepada Tuhan dalam setiap hembusan nafas hidup kita, karena dengan demikian; akan selalu ada berkat yang menanti.
Tetap semgat dalam bertahan hidup (mencari rupiah), dan jangan sampai berputus asa, serta serahkan semua kendali hidupmu pada Sang Maha Kuasa.
"Mencarai Rupiah memang sulit, tapi jauh lebih sulit jika tanpa usaha untuk mencarinya".
-Erato Dido Evandra-
