(HENDAKLAH MENCANTUMKAN NAMA ADMIN "ERATO DIDO EVANDRA" DALAM BLOG INI JIKA MENGUTIP!, KARENA KARYA-KARYA DALAM BLOG INI MEMILIKI HAK CIPTA)

Friday, September 30, 2011

Nafsu (harus dikendalikan)

Sebenarnya manusia itu tidak akan pernah lepas dengan apa yang disebut "kerserakahan", termasuk serakah dalam persoalan nafsu. Keinginan untuk memiliki lebih dari satu itu sebuah hal yang bisa dimaklumi. hanya saja jika kita memandang relasi hanya sebatas itu (nafsu) kita tak ubahnya seperti binatang. Kita harus bisa mengendalikannya, karena manusia adalah karya sempurna ; dalam arti kita dikaruniai hati dan akal. Jika kita terus menuruti kehendak nafsu kita tidak akan pernah merasakan kedamaian sebagai manusia yang berhati dan berakal.

"Tanamkan rasa sungkan terhadap pasangan kita! jangan menyalahkan nafsu untuk menyakiti dan menghianati pasangan kita. Karena kita itu (manusia) berhati dan berakal."

-Erato Dido Evandra-

Thursday, September 1, 2011

Harusnya (Dengan awal yang indah juga dengan tujuan yang mulia)

Satu hal yang telah menyadarkan aku : "bahwa mendapatkan cinta seorang wanita tidak bisa didapat dengan merebut dari pria yang mencintainya."

Peristiwa ini pernah kualami, ketika aku mendapatkan cinta dari seorang wanita dan ternyata aku telah melakukan kesalahan. Kesalahan yang kulakukan adalah dengan merebut wanita tersebut dari pria yang mencintainya. karena pada akhirnya cinta yang telah kudapatkan hilang, karena wanita tersebut juga pergi dengan pria lain.

Dan aku tidak akan mengulangi kesalahan yang pernah kuperbuat itu, Itu janjiku. aku ingin memulai cinta dengan keindahan tanpa harus ada yang tersakiti, Karena keindahan cinta itu terwujud kalau dilalui dengan awal yang indah juga dengan tujuan yang mulia.

Aku menyadari kesalahanku. Dan kini aku mengerti :
"Cinta yang abadi adalah cinta dengan awal yang indah atau dengan awal ketulusan dari keduanya, bukan dengan kebohongan atau dengan tujuan yang keliru dalam memulainya"

-Erato Dido Evandra-