(HENDAKLAH MENCANTUMKAN NAMA ADMIN "ERATO DIDO EVANDRA" DALAM BLOG INI JIKA MENGUTIP!, KARENA KARYA-KARYA DALAM BLOG INI MEMILIKI HAK CIPTA)

Tuesday, August 30, 2011

Perceraian dimataku

Sejujurnya ketika ada sepasang suami istri yang bercerai aku ikut merasakan lukanya. Aku sangat membenci apa itu perceraian, meskipun saat ini belum pernah mengalami sebuah perkawinan.

Hal ini aku gambarkan bukan dengan maksud yang mengada-ngada, juga bukan dengan maksud sok tau tetapi sedikit ingin memberikan sebuah pendapat, karena ada beberapa sahabat yang share kepadaku mengenai perceraian orang tuanya : Mereka bilang padaku tentang sebuah kerinduan keluarga yang utuh.

"Bagiku perceraian sebuah perkawinan bukan hanya memberikan luka bagi sepasang suami istri, tetapi juga kepada buah hatinya."

-Erato Dido Evandra-

Saturday, August 20, 2011

Apa yang harus kulakukan untuk bisa setia?

Jika mengaku dihatimu sudah ada orang yang kamu cintai, apakah kamu tidak merasa malu untuk melakukan sesuatu yang bisa menyakiti orang yang kamu cintai?

Tananmkan pertanyaan tersebut di hati dan pikiran agar dapat mengontrol sisi negatifmu dalam menjalani sebuah relasi.

-Erato Dido Evandra-

Jangan!

Kalau aku tau ketika aku memulai sebuah relasi dan pada akhirnya akan putus ditengah jalan. Aku tidak akan pernah untuk memulai.

karena itu aku berpesan bagi semua pribadi yang sedang patah hati:
"jangan menjadi lemah ketika kita sedang patah hati dan jangan menjadi cengeng ketika kita harus terlepas dengan pribadi yang kita cintai"

Terlepas dari pribadi yang kita cinta bukan berarti kita bermain-main dengan cinta, tapi kita sudah berusaha mewujudkan keindahan cinta karena pada awalnya kita memulai sebuah relasi berawal dari cinta dan itu berarti kita memulai tanpa ada kehendak untuk berpisah.

Kecocokan, kenyamanan, kehangatan, dan kebahagiaan tidak bisa dipaksakan.

-Erato Dido Evandra-

Thursday, August 18, 2011

Aku

Aku itu pribadi yang apa adanya dan tidak suka mengada-ada, kalau tidak ada ya tidak ada, kalau ada ya ada. Tidak ada kata gengsi dalam hidupku. Yang lebih penting bagaimana mempersiapkan dan memperjuangkan yang tidak ada untuk ada, apapun itu.

Hidup itu bukan sekedar untuk gaya. Tapi aksi.

-Erato Dido Evandra-

Saturday, August 13, 2011

Cintai dengan hati (Tuhan akan ikut menjaga keutuhan sebuah relasi)

Segala kecurangan didalam realsi terhadap pasangan pasti cepat atau lambat akan terungkap, karena ketika kecurangan menghampiri seseorang yang secara tulus mencintai dengan jujur dan dengan hati, Tuhan sendiri yang turut ikut campur untuk membukakan mata hati orang tersebut (Tuhan pun tak akan rela jika umatnya tersakiti). Sebaliknya jika didalam relasi sama-sama tulus saling mencintai dengan hati, dengan jujur dan dengan benar, Tuhanpun akan turut ikut campur menjaga keutuhan dan kebahagiaan relasi tersebut.

-Erato Dido Evandra-

Saturday, August 6, 2011

Hidup itu seperti tangga

Hidup itu seperti tangga setiap kita ingin melangkah selalu menemui banyak hal baik itu halangan/ rintangan, kebahagiaan/ cinta dan kesuksesan. Tapi jika kaki kita terasa lemas dan tak sanggup menaiki tangga tersebut sebenarnya kita menghadapi sebuah rintangan dan jika kita tak menghadapinya kita tak akan pernah bisa kepuncak tangga tersebut (tetap hanya disitu/ dibawah bayang-bayang ketakutan karena sebuah rintangan). Berbeda jika kita terus melangkah menghadapi setiap rintangan/ halangan yang menghadang kaki kita untuk menaiki tangga tersebut, meskipun kita menemui kesulitan untuk menghadapi rintangan tersebut, pasti secara perlahan kita akan sampai dipuncak tangga tersebut/ menemukan cinta/ kebahagiaan/ kesuksesan.

Jadi jangan pernah berhenti ditengah jalan disaat kita sedang berusaha menaiki tangga, karena jika kita berhenti kita tak akan pernah sampai kepuncak tangga/ kepuncak kebahagiaan/ kepuncak kesuksesan.

-Erato Dido Evandra-